Jangan Injak Terumbu Karang

Postingan 2

Kenapa penting sekali untuk tidak menginjak karang? Terumbu karang merupakan tempat hidupnya ikan – ikan dan berbagai makhluk laut lainnya, mulai dari tempat mencari makan, tempat tinggal, sampai tempat berkembang biak. Singkat cerita, kalau terumbu karang rusak atau mati, berarti habitat hewan- hewan laut juga akan hilang. Seperti domino effect, habitat hilang menyebabkan jumlah ikan berkurang. Lalu nelayan pulang melaut nggak dapat ikan, kita datang ke restoran seafood nggak bisa makan ikan segar karena tangkapan berkurang atau kalaupun ada harganya melonjak drastis. Nah, siapa yang rugi?

Terumbu karang, seperti tanaman pada umumnya, juga melakukan proses fotosintesis. Dalam proses fotosintesis, terjadi penyerapan CO2 dan menghasilkan O2. Proses tersebut turut andil dalam mengurangi laju pemanasan global lho! Indonesia yang lebih dari 70% wilayahnya berupa lautan dan memiliki basis pariwisata bahari dari ujung barat sampai timur juga pasti sangat tergantung pada kelestarian terumbu karangnya. Siapa pula wisatawan yang mau datang kalau kehidupan bawah lautnya sudah tidak menarik lagi? Apalagi laju pertumbuhan karang sangaaaat lambat, yaitu hanya sepanjang 1 cm saja per tahun!

Jangan injak karang! Marilah kita jadi pejalan yang bertanggung jawab. Apa saja yang bisa kita lakukan untuk ikut andil melestarikan terumbu karang. Usahakan juga untuk tidak menyentuh karang walaupun kita sering penasaran dengan bentuk atau warnanya yang indah. Ini juga untuk keselamatanmu sendiri, karena ada beberapa jenis karang yang beracun sehingga bisa menyebabkan gatal atau rasa panas di tangan jika tersentuh.

Kalau masih belajar snorkeling, usahakan untuk tidak berenang di area yang dangkal atau padat karang. Kibasan kaki katak kita bisa mengenai karang dan merusaknya. Stop selfie gaya- gayaan kalau akhirnya malah merusak karang. Jangan mengambil terumbu karang, Terumbu karang itu tempatnya di laut, bukan di akuarium rumah. Jangan membuang sampah ke laut.

Bagikan info tentang pentingnya menjaga terumbu karang. Tidak jarang kita temui teman atau keluarga kita melakukan hal- hal diatas, bukan karena tidak peduli tetapi karena belum tahu. Sekecil apapun itu kepedulian kita yang paling penting. Jangan salahkan kalau beberapa tahun dari sekarang, foto-foto tempat eksotis itu tak seindah jepretan beberapa tahun yang lalu. Bisa jadi kita punya kontribusi merusaknya.